You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Banjir Rendam 400 Rumah di Cawang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Banjir Rendam 400 Rumah di Cawang

Banjir menggenangi permukiman warga di Gang Arus, RW 02 Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (8/3). Tercatat sekitar 400 rumah terendam akibat meluapnya Kali Ciliwung di kawasan tersebut.

Ada sekitar 400 rumah yang tergenang banjir, akibat meluapnya Ciliwung. Namun saat ini sudah mulai berangsur surut

Ketua RW 02 Cawang, Juanda mengatakan, genangan masuk ke permukiman warga mulai pukul 06.00. Kemudian puncaknya sekitar pukul 09.00-10.00 dengan ketinggian mencapai dua meter. Genangan terparah terdapat di RT 10 dan 12. Sedangkan di RT 09 dan 10, genangan hanya sekitar 50-100 sentimeter.

"Ada sekitar 400 rumah yang tergenang banjir, akibat meluapnya Ciliwung. Namun saat ini sudah mulai berangsur surut," ujar Juanda, Selasa (8/3).

5 Kecamatan di Jakarta Terdampak Banjir

Pantauan Beritajakarta.com, hingga pukul 16.00, genangan masih terjadi di RW 02 Cawang, dengan ketinggian sekitar satu meter.

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan, genangan terjadi akibat tingginya permukan Ciliwung. Sedangkan kondisi permukiman warga berada di daerah cekungan. Sehingga saat Ciliwung meluap, langsung membanjiri permukiman warga.

Berdasarkan catatannya, ada 5 RW di Cawang yang tergenang. Yakni RW 01, 02, 03, 05 dan 09. Namun kini mulai berangsur surut. Sebab permukaan air Ciliwung juga mulai berangsur-angsur surut.

"Banjir terjadi karena Gang Arus berada di daerah cekungan. Namun tidak ada warga yang mengungsi," tandas Eka.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati